ArokaGO
  • Komunitas

Perusahaan

ArokaGO

Platform wisata medis terpercaya Anda. Terhubung dengan penyedia layanan kesehatan kelas dunia di Thailand.

Apple StoreGoogle Play
FacebookInstagramYouTubeTikTokLinkedInRahu

Untuk Pasien

  • Dasbor
  • Cari Penyedia
  • Masuk
  • Daftar sebagai Pasien
  • Pesan Janji Temu

Untuk Penyedia

  • Dasbor
  • Janji Temu
  • Obrolan
  • Masuk
  • Bergabung sebagai Penyedia

Hubungi Kami

  • Bangkok, Thailand
  • +66 65 829 4562
  • contact@arokago.com

Hukum

  • Penafian
  • Kebijakan Privasi
  • Kebijakan Ulasan
  • Periklanan

© 2026 ArokaGO. Semua hak dilindungi.

Peneliti Israel Menemukan Mekanisme Otak yang Mengontrol Rasa Sakit, Membuka Jalan untuk Pengobatan Baru
  1. /
  2. Berita
  3. /
  4. Berita Kesehatan Global
baca 2 menit
|
July 3, 2025

Peneliti Israel Menemukan Mekanisme Otak yang Mengontrol Rasa Sakit, Membuka Jalan untuk Pengobatan Baru

Yerusalem — Pada hari Minggu (22 Juni), Universitas Ibrani di Yerusalem melaporkan bahwa tim ilmuwan Israel telah menemukan mekanisme di otak yang membantu mengatur nyeri akut tetapi gagal mengendalikan nyeri kronis—potensial menghasilkan perawatan yang lebih efektif di masa depan.

Bagikan berita ini
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global
T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Yerusalem — Pada hari Minggu (22 Juni), Universitas Ibrani Yerusalem melaporkan bahwa tim ilmuwan Israel telah menemukan mekanisme di otak yang membantu mengatur nyeri akut namun gagal mengendalikan nyeri kronis—berpotensi memimpin pada pengobatan yang lebih efektif di masa depan.

Temuan tersebut, yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances, menunjukkan bahwa para peneliti mulai memahami mengapa jenis nyeri tertentu mereda sementara yang lain bertahan dan bertransisi menjadi kondisi kronis. Tim tersebut memfokuskan penelitian mereka pada medulla spinalis dorsal, bagian dari batang otak yang berisi neuron yang bertanggung jawab untuk mentransmisikan sinyal nyeri dari tubuh ke otak.

Neuron-neuron ini berperan dalam mengurangi nyeri inflamasi jangka pendek atau akut, berfungsi sebagai sistem pengereman alami yang melindungi otak dari sinyal nyeri yang berlebihan. Setelah nyeri mereda, neuron-neuron ini biasanya kembali ke keadaan normal mereka.

Namun, para peneliti menemukan bahwa sistem pengereman alami ini rusak dalam kasus nyeri kronis. Alih-alih menenangkan diri, neuron-neuron ini menjadi semakin aktif dan mengirimkan sinyal nyeri yang lebih kuat—mungkin menjelaskan mengapa nyeri kronis berlanjut.

Menggunakan teknik laboratorium dan model komputer, tim tersebut mengidentifikasi faktor kunci di balik perubahan ini: jumlah arus kalium dalam neuron yang dikenal sebagai “arus kalium tipe A (IA).” Dalam kasus nyeri akut, arus ini meningkat untuk membantu menenangkan neuron. Tetapi dalam nyeri kronis, arus IA tidak meningkat, mengakibatkan neuron terlalu aktif.

Penemuan ini dapat mengarah pada terapi baru yang mengembalikan atau meniru sistem pengereman alami otak, yang berpotensi mencegah nyeri menjadi kronis. Ini juga memberikan wawasan baru tentang bagaimana otak mengatur nyeri dan menawarkan arah yang menjanjikan untuk dukungan yang lebih terarah dan tahan lama bagi penderita nyeri kronis.

 

Sumber:

XinhuaThai

T
The ArokaGO Reporter
Berita Kesehatan Global

Artikel dalam kategori ini ditulis oleh tim editorial kami untuk membuat Anda tetap mendapat informasi tentang berita wisata medis dan layanan kesehatan terbaru.

Berita Lainnya

TMWTA Bergabung dengan ArokaGO untuk Mengadakan "ArokaGO Star Award 2025," Menghormati Penyedia Pariwisata Medis dan Kesehatan yang Teladan
Sebelumnya

TMWTA Bergabung dengan ArokaGO untuk Mengadakan "ArokaGO Star Award 2025," Menghormati Penyedia Pariwisata Medis dan Kesehatan yang Teladan

July 1, 2025

China dan Thailand Berkolaborasi Membangun 'Jalur Sutra Kesehatan' dan Memperkuat Kerja Sama dalam Kedokteran Presisi
Selanjutnya

China dan Thailand Berkolaborasi Membangun 'Jalur Sutra Kesehatan' dan Memperkuat Kerja Sama dalam Kedokteran Presisi

July 3, 2025