Cara Mencegah Jatuh pada Lansia untuk Kualitas Hidup yang Lebih Baik

Pada lansia, satu kecelakaan, khususnya jatuh, tidak hanya berarti memar. Dalam banyak kasus, hal ini dapat menyebabkan fraktur panggul atau bahkan perdarahan otak, yang dapat mengakibatkan kesulitan berjalan secara permanen. Itulah sebabnya pencegahan jauh lebih penting daripada pengobatan setelah semuanya terlambat.
3 Pendekatan Pencegahan Jatuh yang Harus Diketahui Setiap Keluarga
1. Ciptakan Lingkungan Rumah yang Aman
Pencahayaan yang memadai sangat penting, terutama di sepanjang jalur menuju kamar mandi dan di dekat tempat tidur. Lampu malam sebaiknya dibiarkan menyala untuk meningkatkan visibilitas setelah gelap.
Lantai juga harus tetap aman dengan cara menghilangkan hambatan, menggunakan alas anti-selip, dan memastikan lantai kamar mandi selalu kering.
Pegangan tangan merupakan dukungan penting lainnya dan sebaiknya dipasang di kamar mandi serta di area dengan tangga atau perubahan ketinggian.
2. Tingkatkan Kekuatan Fisik
Latihan keseimbangan dapat membantu mengurangi risiko jatuh. Olahraga ringan seperti Tai Chi atau jalan sehat dengan mengayunkan lengan dianjurkan untuk meningkatkan keseimbangan dan memperkuat otot tungkai.
Penglihatan juga harus diperiksa secara teratur. Penglihatan kabur atau katarak dapat membuat sulit menilai jarak dan meningkatkan risiko terjatuh. Lansia sebaiknya menjalani pemeriksaan mata setahun sekali.
3. Waspadai Efek Samping Obat-obatan
Beberapa obat, seperti pil tidur, obat tekanan darah, atau antihistamin, dapat menyebabkan pusing, kepala terasa ringan, atau kebingungan. Jika gejala ini sering terjadi, konsultasikan ke dokter untuk meninjau dan menyesuaikan pengobatan.
“Cek Risiko Jatuh” di San Paulo Hua Hin
Rumah Sakit San Paulo Hua Hin menawarkan program Penilaian Risiko Jatuh yang dilakukan oleh tim dokter dan fisioterapis. Program ini mengevaluasi struktur tubuh, kemampuan berjalan, dan kekuatan tulang, serta memberikan rekomendasi yang dipersonalisasi untuk setiap individu.
“Bantu orang yang Anda cintai berjalan dengan percaya diri, mulai pencegahan sejak hari ini.”
Sumber : San Paulo Hua Hin Hospital
**Diterjemahkan dan disusun oleh Tim Konten ArokaGO
Penulis Independen
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Wellness Tourism in Thailand | Why Travelers Come for More Than a Holiday
When people think about Thailand, beaches, street food, temples, and vibrant city life usually come to mind. But in recent years, something has changed. More travelers are arriving with a different purpose — not only to explore, but to improve their wellbeing, reduce stress, undergo preventive health screening, or simply take better care of themselves.

Pariwisata Medis di Thailand: Tempat Penyembuhan yang Terasa Seperti Liburan Sepanjang Hayat
Bayangkan Anda terbangun di Bangkok, menghadap Sungai Chao Phraya saat perahu ekor panjang melintas di jendela Anda. Beberapa jam kemudian, Anda telah menyelesaikan skrining kesehatan lengkap di rumah sakit bertaraf internasional, meninjau hasilnya, dan menikmati kopi dingin di tepi kolam renang atap sebelum makan malam di Asiatique.

Perbedaan Antara “Pijat Umum” dan “Pijat Anatomi & Kesejahteraan”
Pijat Anatomi & Kesejahteraan menggabungkan relaksasi dengan pemahaman tentang struktur otot dan keseimbangan tubuh. Ini membantu meredakan ketegangan, nyeri otot, dan kekakuan, mengembalikan gerakan, serta mengatasi penyebab utama ketidaknyamanan. Cocok untuk orang dengan Sindrom Kantor atau nyeri otot kronis.