Meningkatkan Pariwisata Medis benar-benar membutuhkan teknologi
Bepergian ke negara lain untuk mendapatkan perawatan medis disebut sebagai pariwisata medis atau pariwisata kesehatan. Perkembangan dan pertumbuhan pariwisata medis secara signifikan dipengaruhi oleh teknologi dalam beberapa tahun terakhir. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana teknologi mengubah sektor pariwisata medis:
1. Platform daring: Berkat teknologi, kini lebih mudah bagi pasien untuk mencari dan membandingkan perawatan medis yang tersedia di berbagai negara. Pasien dapat menemukan informasi tentang rumah sakit, klinik, dan dokter di negara lain serta perkiraan biaya dan peringkat pasien melalui situs web seperti Medigo, Treatment Abroad, dan ArokaGO. Pasien akan lebih mudah menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka serta membuat keputusan yang tepat tentang perawatan medis mereka.
2. Telemedisin: Menggunakan teknologi untuk memberikan perawatan kesehatan jarak jauh, atau telemedisin, adalah pilihan yang semakin populer bagi wisatawan medis. Untuk menghemat waktu dan uang, telemedisin memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya dari kenyamanan rumah mereka. Ini menghilangkan kebutuhan bagi pasien untuk bepergian guna mendapatkan konsultasi langsung. Pasien yang sedang mempertimbangkan pariwisata medis tetapi bingung harus memulai dari mana mungkin akan sangat terbantu oleh hal ini.

3. Aplikasi seluler: Berbagai aplikasi seluler telah dibuat dengan memperhatikan wisatawan medis. Aplikasi ini mencakup sumber daya untuk menjadwalkan janji temu dan berkorespondensi dengan profesional kesehatan, serta detail tentang rumah sakit, dokter, dan terapi di berbagai negara. Beberapa aplikasi bahkan menyediakan layanan terjemahan untuk membantu pasien berbicara dengan profesional medis di luar negeri.
4. Realitas virtual: Untuk memberikan tur virtual kepada pasien tentang rumah sakit dan klinik, teknologi realitas virtual (VR) digunakan dalam sektor pariwisata medis. Sebelum memutuskan di mana akan menjalani pengobatan, pasien dapat menggunakan ini untuk merasakan fasilitas dan layanan yang ditawarkan. Teknologi VR juga digunakan untuk membantu pasien melihat perawatan dan prosedur mereka serta membuat keputusan yang tepat mengenai perawatan mereka.
Secara umum, teknologi berkontribusi signifikan terhadap perluasan dan pengembangan sektor pariwisata medis. Teknologi memudahkan orang untuk meneliti dan membandingkan pilihan perawatan berbasis rumah mereka sendiri, berkonsultasi dengan spesialis medis, dan menjadwalkan janji temu.
Referensi:
Sebuah Diskusi tentang Realitas Virtual sebagai Alat Baru untuk Melatih Profesional Kesehatan. Artikel Perspektif: Pendidikan dan Promosi Kesehatan Masyarakat. Tersedia di: https://doi.org/10.3389/fpubh.2018.00044. Diakses pada 20 Desember 2022.
Craig, J. dan Petterson, V., 'Introduction to the Practice of Telemedicine', Journal of Telemedicine and Telecare, vol. 11 no. 1, 2005, hlm. 3-9.
Jiang X., Xie, H., Tang, R., Du, Y., Li, T., Gao, J., Xu, X., Jiang, S., Zhao, T., Zhao, W., Sun, X., Hu, G., Wu, D. dan Xie, G., 'Characteristics of Online Health Care Services From China’s Largest Online Medical Platform: Cross-sectional Survey Study', Journal of Medical Internet Research, Vol. 23 no. 4, 2021.
Rangsit University, Thailand
Bagikan artikel ini
Artikel Lainnya
Temukan lebih banyak wawasan tentang perawatan kesehatan dan wisata medis.

Masalah Mata pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Anak-anak dapat mengalami berbagai kondisi mata yang dapat mempengaruhi penglihatan dan perkembangan mereka secara keseluruhan. Deteksi dan pengobatan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang. Di Rumah Sakit Mata Bangkok, dokter spesialis mata anak kami berfokus pada diagnosis dan penanganan masalah mata pada anak-anak untuk memastikan kesehatan penglihatan.

Apa Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Keberhasilan IVF?
Salah satu pertanyaan paling umum yang ditanyakan pasangan saat mempertimbangkan IVF (In Vitro Fertilization) adalah: "Apakah ini akan berhasil untuk kami?"

Osteoartritis Lutut… Ini Bukan Hanya Masalah “Lansia”
Banyak orang keliru percaya bahwa osteoartritis lutut hanya memengaruhi orang dewasa yang lebih tua. Kenyataannya, orang dewasa usia kerja dan bahkan remaja juga bisa berisiko.